Jum'at 16 Mei 2008, baru juga pulang dari kerja ummi Marsya sudah nyuruh ngecek mailbox apa sudah keluar pengumuman dari Madrasah Al-Ma'arif atau belum. Pas di cek, yang ada tagihan handphone sama iklan-iklan dari para sponsor....

Sabtu 17 Mei 2008, pas mo berangkat ke Kembangan kembali ummi Marsya nyuruh ngecek mailbox lagi...., saya bilang aja... : "Wah ada 1000 surat nih.. mana yang mo dibaca...?" Ya.. surat cinta itu belum juga tiba....

Minggu 18 Mei 2008, pas mo jemput kawan yang datang di Harbour front, kembali ummi Marsya nyuruh ngecek mailbox lagi, juga gak ketemu surat cinta dari madrasah Al Ma'arif... Bahkan malam harinya pun sepulang dari jalan-jalan, disuruh ngecek mailbox juga... Belom ada booo....

Senin 19 Mei 2008, Ketika mo keluar tuk nganterin kawan yang lagi liburan di Singapur, kembali lagi ummi Marsya nyuruh ngecek mailbox.... "duillaaa kagak bosen-bosennya nih nyuruh ngecek mailbox" gumam abi nya dalam hati

Selasa 20 Mei 2008, kembali sepulang dari kerja ummi Marsya nyuruh ngecek lagi.... lom tiba juga surat cinta nya hu hu huuuuuu

Rabu 21 Mei 2008, sekitar jam 2 siang ummi telpon, bilang: "Abi, ummi baru dapat telpon kalau anaknya si 'Anu' belum berjaya masuk al ma'arif.... gimana dong nih...., mana kita statusnya masih belom PR lagi", Abi bilang: "Tenang aja.... jangan dipikirin, abi lagi banyak kerjaan nih..... dah yaaaa...", trus gak berapa lagi kemudian, nelpon lagi bilang kalau anaknya si 'pulanah' yang juga masuk bareng Marsya, belum berjaya lagi..... lengkap sudah kegelisahan si ummi...., trus ummi tanya: "Gimana menurut abi chance Marsya ya...?", Abi jawab sekenanya: "Insya allah diterima, karena kalau melihat test kemarin si Marsya keluar dari test nya paling lama, jam 2 baru keluar, sementara si 'Anu' keluar jam 12, si 'pulanah' keluar jam 1, jadi yang makin lama keluar insya allah diterima". Kontan si ummi yang tadinya gelisah jadi ketawa.... wa ha ha.... analisa apaan tuh... ada juga yang lama keluar itu karena gak bisa jawabnya.... Abi bilang: "yaa...sudah liat aja nanti".  Pas sampai rumah, langsung cek mailbox, tertegun melihat secarik kertas tertulis:'Iqlima Marsya Afrina', lalu dibalik kertas tersebut di contreng pilihan: 'successful', langsung aja menghambur ke rumah sambil mengetuk pintu dan memberi salam bilang: "ummi, alhamdulillah anak kita berhasil". Ummi yang waktu itu sedang menidurkan si Adek Rifqi, kontan bangun dan baca suratnya....  Terlampir surat 'cinta' dari al-ma'arif.

Sore hari ini adalah merupakan hari yang sangat berbahagia bagi kami sekeluarga.... Karena penantian selama ini yang bikin DAG DIG DUG blass terjawab sudah.... Alhamdulillah yaa Allah, Engkau ijabah keinginan kami ini.... Semoga Engkau lancarkan pula proses proses selanjutnya....

Tuk kawan-kawan yang belum berjaya, jangan bersedih hati, yakinlah bahwa Allah sudah mempunyai rencana lain yang insya allah lebih baik lagi.... Dan mudah-mudahan proses appeal nanti dilancarkan dan sukses amieen....

Pasir Ris 21052008

Attachment: HasilTestAl-Maarif.pdf

Blog EntryOpen House Istana of SingaporeMay 1, '08 11:41 AM
for everyone

Today, we went to Istana of Singapore where located at Orchard Road (Central Distric of Singapore). Usually, the Istana is closed for the public, only the istana are open for the public annually in celebration of the following occassions:

  • Chinese new year
  • Deepavali
  • Hari Raya Puasa
  • Labour day
  • National day

Starting from our house at 10 am, take bus to Pasir Ris MRT then continue to Dhoby Ghaut MRT, after that just walkaway approx. 200mtr (beside the Singapore Plaza) from Dhoby Ghaut MRT we can reach there.

Admission to the Istana grounds is free for Singaporeans and Singapore Permanent Residents. Others, including foreign visitors, are required to pay an entrance fee of $1 per person. Entrance to the grounds is via the main gate at Orchard Road. Opening hours are usually from 8.30 am to 6.00 pm.

First impression is that the design for gardening and the istana is look like the same as Istana in Bogor, but here is very well maintain. So, clean and nice looking :).

While we walked sorround the garden, we met Bro Ronni's family and our neighbour Mrs. Linda, then we saw student's musical orchestra (is it correct? :D) Pls see the pictures for more detail.

When my family take a rest for a while at student's musical orchestra concert, I went to take some picture in front of istana. Here is some pictures has taken by me.

After seeing the second student's musical orchestra, the we decided to go home at around 1.30pm.

My daughter and sons is very enjoying and happy went there. Is it because of cheap? :D Ups... no comments :))


Blog EntryHalal logoApr 29, '08 11:07 AM
for everyone
Recently my son Rafli always say: "Abi this is Halal logo" when we go to NTUC, Giant etc.
Then I ask him : "What is the meaning of halal logo abang?"
He said: "Halal logo mean that we can eat if found halal logo on the cover of snack,food etc".
Oalaa... seems in the nursery he just learnt about 'halal logo'.


Blog EntryTest masuk Madrasah al Ma'arifApr 27, '08 10:52 AM
for everyone

Sabtu 26 April 2008, serentak seluruh madrasah di Singapura mengadakan ujian masuk madrasah untuk tahun ajaran 2009.

Datang jam 8.45 pagi ternyata dapat urutan 81, minggu lalu pun ketika daftarkan anak ke Madrasah dapat no urut yang sama. Tapi mudah-mudahan hasil testnya nanti peringkatnya dibawah minimal 11 peringkat dibawah 81 hi hi hi...  (berharap bangeet....)

Disana ketemu ibu Ellen dengan Bapak Duddy yang mengantarkan Iffah, dan juga ibu Mala yang juga mengantarkan Nada tuk ikut test masuk madrasah al Ma'arif.

Ternyata test nya itu lama ouy.... mulai dari sekitar jam 9.15 sampai jam 13.40 Marsya baru keluar.... Jadi inget waktu mengikuti ujian UMPTN dulu.... tapi disini mulai dari masuk Madrasah ibtidaiyah (setara dengan SD lah...), sudah ada penyeleksian yang begitu ketat....

Yaa Allah, berikanlah jalan yang terbaik menurut Mu bagi anak anak kami dalam menempuh pendidikan sekolah nya... agar dapat menjadi anak yang sholehah, pintar dan bertaqwa kepada Mu ya ilahiii... amiien.

Berikut photo-photo yang diambil selama disana.


Libur sekolah sudah tiba.  Horeee :)
Senandung riang anak-anak saat libur sekolah tiba. 

Hari Sabtu 8 Maret 2008, kami sekeluarga nonton 'Disney on Ice'... mumpung abi nya Marsya dapat tiket discount dari kantor :D (habisnya harga tiketnya mahaaal juga boo......). Tapi sayang gak boleh ambil photo atau video..... Tapii...sssst jangan bilang-bilang ya.... dikantong abi nya ada pocket kamera, dan berhasil mengambil beberapa gambar  dan video tapi... karena tempatnya gelap.... lupa kalau settingan video nya tanpa suara.... jadinya atraksi bisu deh...... Belum sempet di upload photo dan video nya... nanti deh nyusul ya...... :D

Nah... hari Selasa kemarin tepatnya tanggal 11 Maret 2008, kami sekeluarga mengunjungi Jurong Bird Park.... Fuih... walau memakan masa yang lama dalam perjalanan dari ujung timur Pasir Ris... ke ujung Barat Boonlay, belum lagi dari MRT boonlay trus naik bus no 194 ke lokasi.  Tapi ketika sampai disana sekitar jam 10am lalu melihat berbagai atraksi nya....  Dimulai dari atraksi Fuji Hawk Walk... di event ini si Marsya sempet menjadi volunteer untuk ngasih makan si Elang dengan menggunakan 'stick', lalu lanjut k Pools Amphitheatre disini ada beberapa atraksi dari atraksi mengangon burung flamingo(ngerti gak sih istilah ini.... he..he.he.), atraksi horn bill, burung kakak tua terbang melewati lingkaran, kakak tua ngirim pesan termasuk ngambil uang peserta dan mengembalikannya, dan juga atraksi kakak tua berhitung 1-10 pake bahasa inggris dan china, juga bernyanyi..... setelah itu berlanjut ke atraksi 'hornbill chit chat' disini diceritakan tentang berbagai jenis hornbill (cuma gak merhatiin ceritanya karena asyik jeprat jepret he..he..he...), Setelah itu karena hujan mulai turun, berteduh di playground dekat 'South east asean bird Aviary' karena belum juga reda setelah nunggu hampir 1 jam, lalu balik lagi ke Pools Amphitheatre lihat atraksi Nuri dan kaka tua bicara......, lalu ke 'Pelican Cove' disini juga diceritain tentang berbagai jenis Pelican..... (lagi lagi jangan tanyain jenis-jenis nya ya... gak meratiin sih.... hi hi hi... ngeles terus nih...)..... Pokoknya  "PUAS abiiis....",  gitu kata ummi nya anak-anak. Walau akses dari satu tempat pertunjukan (atraksi) ke tempat lainnya berdekatan, tapi ada panorail nya loh....  itu loh.. seperti monorail di Kuala Lumpur..... Tapi sebagian besar kami berjalan kaki.... pas terakhir aja, ketika mo balik karena masih hujan... maka kami putuskan naik Panorail.....

Kalau mo liat photo di sekitar Jurong bird park.... karena belum sempet upload ke multiply (ngeles mode ON), jadi sementara bisa di klik di: http://picasaweb.google.com/dasuki.ahmad/JurongBirdPark

 



Blog EntryUmmiii.... itu yang aku mau tahuuuu....Mar 2, '08 4:26 AM
for everyone

Saya pikir cerita tentang anak kecil yang kalau mau tidur mesti megang sesuatu benda yang 'spesial' milik nya itu hanya ada di anak temen-temen ku aja....

Kali ini kami ngalamin sendiri...., Si Adek Rifqi pas waktu siang terliat gelisah.... bolak-balik pingin tidur, tapi gak jadi tidur.... Umminya melihat tingkah laku Rifqi sadar kalau si Rifqi pingin tidur... (Maklum baru 1 tahun 6 bulan usianya, jadi belum bisa ngungkapin keinginannya melalui kata-kata.....) Lalu ummi ngomong ke Rifqi: "Rifqi mau tidur ya....?, sana pergi ke tempat tidur, lalu tidur.....". Lalu si Rifqi keliatannya faham apa yang disuruh umminya.... dia lalu pergi ketempat tidur.... tapi sampai disana dia masih gelisah..... lalu turun lagi.... dan dia cari-cari sesuatu.... akhirnya dia menemukan apa yang dicarinya......

Tahukah kalian apa itu....? he...he..he.... sebuah bantal kesayangannya yang kebetulan pagi itu karena agak lembab dijemur..... Ketika dia melihat bantal tersebut, lalu dia mengoceh pakai bahasa 'planet' sambil menunjuk ke arah bantal tsb.... Ketika ummi nya liat, langgung tersenyum lalu memberikan bantal tsb ke Rifqi... langsung aja Rifqi peluk dan kembali ke tempat tidur..... gak berapa lama kemudian dia terlelap tidur tanpa perlu ditemani oleh ummi nya.....

Jadi tadi dia mengoceh pakai bahasa 'planet' itu seolah olah pingin ngungkapin : "Ummiii.... itu yang aku mau  tahuuuu...."

Oalaaa.... rupanya gelisah tadi karena bantal kesayangannya itu lagi dijemur toooh.......

Selamat bobo sayaaang........ ummi dan abi sayaang deh..... :D


Blog EntryPengalaman baru si RifqiAug 13, '07 5:53 PM
for everyone

Sepulang dari kerja, seperti biasa waktu tuk anak-anak... dari bercanda ria sampai nanyain PR nya Marsya.

Sehabis Marsya nelpon ke Jidah nya, ngasih tau kalau dia udah bisa dikit-dikit bahasa inggris dari cerita tentang alamat rumah, ngomong perkenalan diri sampai berhitung 1 - 100 (PD dikit ah... ), jidahnya bilang: "bahasa kucing ya....?", kontan Marsya bilang: "kalo kucing mah bisanya cuma Meong doang jiddah". Sambil ketawa ngikik banget...  singkat cerita lalu telpon di tutup.

Pas saya lagi cerita ke istri kalau tadi si Marsya nelpon jidahnya ngomongin kalau dia dah  bisa bahasa inggris dikit-dikit.... eeh... ada pemandangan baru dari si kecil guanteng marketeng-teng (istilah Noor tuk si Rifqi)... dengan gaya nya yang oleng, dia melangkah dari tempat ummi nya duduk ke saya (berjarak 3 meter). Kontan kita semua SURPRISE.... . Sambil menebar senyum seolah-olah si Rifqi pingin nunjukin ke kita-kita kalau dia sdh punya pengalaman baru, yap berjalan... Setelah satu kali berjalan berhasil, rupanya dia tambah PD lagi, dia bolak balik berjalan dari saya ke ummi nya, lalu balik lagi ke saya.... 

Fuih... melihat gaya olengnya itu loh yang bikin jantung deg deg plus......, tapi alhamdulillah... hari ini tepat nya tanggal: 13 Agustus 2007 jam 20:15 ada demo baru dari si guanteng marketeng-teng :D

Kalau dibandingin dengan abang dan kakaknya, si Rifqi ini lebih cepat 2 bulan mulai bisa berjalannya. Si Marsya dan Rafli baru bisa berjalan ketika menginjak usia 13 bulan... nah si Rifqi pas menginjak usia 11 bulan lebih 13 hari......

 


Blog EntryRifqi kecil yang PDMay 17, '07 9:33 AM
for everyone

Sudah beberapa hari ini Rifqi belajar merambat, dia berusaha berdiri dengan memegang benda-benda disekitarnya, seperti: sofa, kursi, meja dll...

malam ini dia mulai beraksi...setelah berdiri sambil tersenyum dia mengangkat kedua tangannya, kalau sudah mulai sempoyongan, langsung deh dia pegangan lagi.... Kadang juga dia melakukan aksi yang cukup membuat jantung deg-deg plus..., setelah berdiri dia melepaskan pegangannya lalu muter badannya... akhirnya jatuh duduk deh...

Semua itu dia lakukan dengan senyuman... dan tanpa kenal lelah dan putus asa....

Duuh Rifqi... rupanya kamu dah gak sabaran pingin bermain sama abang Rafli dan kakak Marsya ya....  

Cepat bisa jalan ya......, nanti kita jalan-jalan bersama deh

Mo ikutan main bola ya.....? :D 


Blog EntryGuru 'Cilik' Ku.... MarsyaApr 28, '07 10:10 AM
for everyone

Setiap pagi sekitar jam 7.30 seperti biasa saya mengantarkan Marsya ke sekolah dengan mengayuh sepeda. Perjalanan ditempuh sekitar 15 menit dari Pasir Ris hingga Masjid Daarul Gufran Tampines... huih... capek juga sih... tapi enjoy aja lagi... insya allah akan bernilai ibadah amiin...

Setiap mau naik sepeda, tidak lupa Marsya selalu mengingatkan untuk membaca do'a2.. dan ini sudah menjadi rutinitas kami berdua untuk saling melengkapi....

"Abii.... ayo kita baca do'a keluar rumah", ajak Marsya..., "Apa ya depannya...., kok abi lupa..., yang mana ya? Coba kakak kasih tau abi deh... mungkin nanti abi inget...." pinta ku pura-pura lupa...., Marsya: "iiih gimana sih, abi kok lupa terus depannya... kan aku sudah ajarin berkali kali..., abi kan sudah dewasa... mestinya orang dewasa itu ngajarin anak kecil, kok ini kebalikan sih.....".

hi hi hi.... logis banget ucapannya, sambil mesem aku bilang: "iya nih abi lupa coba dong diingetin biar abi tau lagi...".

"OK, gini nih... dengerin yang baik.... Bismillahi tawakkaltu 'alallah laaa haulaa walaa quwata illa billahil a'iyil 'azdhim.... coba abi ulangin...." Pinta Marsya.....

Lalu aku ulangi deh....., terus dia minta lagi aku tuk baca do'a naik kendaraan....

Sambil mengernyitkan dahi aku coba inget inget (pura2 lupa  ) : " sakhoro lanaa... haadza wa ma kunna lahuu muqriniin...."

Marsya langsung motong: "Salah... itu mah pertengahan, coba dari permulaan doong... gimana sih abi... kok banyak yang lupa terus awalnya.... nanti teacher akan marahin loh kalau abi sering lupa....."

Lantas aku balas: "abis awalnya yang gimana sih...?, kan abi banyak yang dipikirin, jadi suka lupa do'a2nya kak....".

Marsya jawab: " Tolong abi inget inget ya..., besok aku test lagi... juga kalau mau tidur aku akan test abi lagi ya....., gini do'anya: Subhaanal ladzii sakhoro lanaa haadza wamaa kunnaa lahuu muqriniin wa inna ila robbinaa lamunqolibuuun".

"Ooo gitu toh kak..., sekarang abi inget deh.... tapi kakak jangan bosan ya tuk ingetin abi kalau abi lupa ya...." pinta ku...

Alhamdulillah, rupanya anakku yang baru berusia 4,5 tahun sudah hafal banyak do'a, surah2 djuz'ama... alhamdulillah....

Jadi malu dengan diri sendiri nih.... masih inget waktu duduk di kelas 2 SD, disuruh menghafal surah  An-Naas aja gak bisa, akhirnya di strap

Tetap rajin belajar ya naak, semoga menjadi anak yang sholihah dan cerdaas... amiin...


Blog EntryMarsya & Rafli pemberani ouy...Apr 16, '07 10:33 AM
for everyone
 

Sore ini sepulang kerja jam 6, anak-anak pingin diajak jalan2 ke Pasir Ris Park... itu loh tepi pantai Pasir Ris sekitar 2-3 km dari rumah...

Marsya bilang: "Abi, yok kita ke Pasir Ris Park, ajak Ncing Syifa..., nanti kita main-main disana..., Aku pingin naik tambang itu loh yang ada perosotannya...."

Abang Rafli gak mau ketinggalan bilang: " Iya abiii... abang mau juga abiii... " dengan gaya khas nya

Setelah ditimbang2 akhirnya diputuskan, naik bus no TAXI, cuma sekitar $5.7 sampai deh di Pasir Ris Park...

Marsya dan Rafli langsung berlari tuk manjat untaian tali, gak berapa lama kemudian Marsya sudah sampai diatas.....

 

 

 

 

Ngeliat kakaknya sudah sampai di atas, abang Rafli gak mau kalah juga.. dia berjuang tuk sampai keatas juga....

Ncing Syifa nya gak berani nemenin, "iiiiih takut ah kalau Rafli jatuh gimana?" gitu alasannya ketika disuruh nemenin, akhirnya ummi nya deh yang menemani....

Setelah berjuang tak kenal lelah, akhirnya sampai juga Abang Rafli ke puncaknya, deket prosotan.... 

Wah betapa senangnya Rafli karena dapat naik sampai diatas prosotan... lalu dia ngajak umminya tuk merosot bareng.... dia bilang: " Ayo ummiiiiii, kita merosooot.".....

Sehabis bemain naik tambang, lalu bersantai dipinggir pantai.... Waaah... damai rasanya.. menghirup udara segar pantai disore hari....

 

 

 

 

 

 

Marsya, Rafli langsung lari ke bentangan pasir putih tepi pantai, ditemani sama Encing Syifa nya....

Tak terasa matahari terbenam, haripun mulai gelap... "time to go home....." menyusuri jalan setapak ditengah kegelapan malam...



Blog EntryRifqi ku yang imut2 baru bisa duduk sendiri....Apr 15, '07 9:41 AM
for everyone

Duuh gak terasa sudah hampir 8 bulan usia si 'imut' Rifqi...

Alhamdulillah perkembangannya bagus, dan gak rewel.... mudah-mudahan terus sampai besar ya nak... he..he..he.. biar abi ama ummi nya gak kerepotan and kecapean :D

Eh, ada yang baru loh dari Rifqi... malam ini 15 April 2007 adalah malam pertama dia bisa duduk sendiri..., bermula dari tengkurap, sambil ngesot (bahasa Indonesia nya apa ya? :D), eeh.. tiba-tiba pantatnya ambil ancang-ancang tuk duduk..... satu... dua..... tiiiigaaa..... hups... duduk deh.... sambil tersenyum lebar sebagai ciri khas nya....... sehingga giginya yang baru tumbuh satu dibawah kelihatan jelas....

Rifqi.. cepat besar ya....

Biar bisa maen bola ama abang Rafli.....



Blog EntryMalam PertamaSep 15, '06 6:26 AM
for everyone
Menarik, dapat kiriman dari teman tentang kisah malam pertama.. :D
Ups, jangan salah interpretasi dulu....., silahkan baca baek-baek... baru comment... OK!!!

-------------------------
Apa kabar sahabatku... ??
Lama nian kita tak jumpa dan tak bertegur sapa
Saya yakin bukan karena kebencian diantara kita
Sayapun yakin bukan karena apa - apa...
Tapi rutinitas kesibukan yang tlah menjebak kita

Satu hal sebagai bahan renungan kita...
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawiah semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam dan Hawa

Justeru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Mauuut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari itu...mempelai sangat dimanjakan
Mandipun...harus dimandikan
Seluruh badan kita terbuka....
Tak ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi kapas putih...
Itulah sosok kita....
Itulah jasad kita waktu itu

Setelah dimandikan.. .,
Kitapun
kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih Kain itu ...jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan Wewangian ditaburkan ke baju kita...
Bagian kepala..,badan. .., dan kaki diikatkan
Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah kita
Keranda pelaminan... langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian...

Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga Menuju istana
keabadian sebagai simbol asal usul kita
Diiringi langkah gontai seluruh keluarga Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah kudus
Akad nikahnya bacaan talkin...
Berwalikan liang lahat..
Saksi - saksinya nisan-nisan. .yang tlah tiba duluan Siraman air
mawar..pengantar akhir kerinduan

dan akhirnya.... .
Tiba masa pengantin..
Menunggu dan ditinggal sendirian...
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan

Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap - rayap dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi....
Kitapun
kan ditanyai oleh sang Malaikat...
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah kita
kan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...dan tak seorangpun yang tahu....
Tapi anehnya kita tak pernah galau ketakutan... .
Padahal nikmat atau siksa yang
kan kita terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata...
Seolah barang berharga yang sangat mahal...

Dan Dia Kekasih itu..
Menetapkanmu ke syurga.. Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya kita berharap menjadi ahli syurga...
Tapi....tapi ....sudah pantaskah sikap kita selama ini...
Untuk disebut sebagai ahli syurga ?????????

Sahabat...mohon maaf...jika malam itu aku tak menemanimu
Bukan aku tak setia...
Bukan aku berkhianat.. ..
Tapi itulah komitmen azali tentang hidup dan kehidupan Tapi
percayalah.. .aku pasti
kan mendo'akanmu. ..
Karena ...aku sungguh menyayangimu. ..
Rasa sayangku padamu lebih dari apa yang kau duga
Aku berdo'a...semoga kau jadi ahli syurga. Amien

Sahabat..... , jika ini adalah bacaan terakhirmu Jika ini adalah renungan
peringatan dari Kekasihmu Ambillah hikmahnya... ..
Tapi jika ini adalah salahku...maafkan aku....
Terlebih jika aku harus mendahuluimu. ...
Ikhlaskan dan maafkan seluruh khilafku
Yang pasti pernah menyakiti atau mengecewakanmu. ....
kalau tulisan ini ada manfaatnya.. ..
Silakan di print ou dan kau simpan sebagai renungan...
Siapa tahu ...suatu saat kau ingat padaku Dan...aku tlah di alam lain....
Satu pintaku padamu...
Tolong do'akan aku....-


Blog EntryMohammad Rifqi HadzamiSep 13, '06 11:23 AM
for everyone
"Heran deh ama anak-anak nya si Ahmad... Dari anak pertama Marsya, trus Rafli ampe si Rifqi maunya ditungguin ama ibu pas lahiran". gitu kira-kira gumaman atau candaan dari ibunda ketika aku datang ke RS islam hari Sabtu 2 Sept 06.

Ehm, memang betul... istriku Noor selalu pinginnya ditungguin ama ibu setiap kali ingin melahirkan... Yang pertama, si Marsya gitu.... gak mau keluar kalo ibu gak nungguin... Ibu harus selalu disamping istri ku, bantuin do'a dll....
Kelahiran ke dua, si Rafli juga gitu.... sekalipun aku ada disampingnya, tapi tetap istriku nyari ibuku....
Yang ketiga juga, finally pas ibuku datang baru cepat pembukaannya, dari bukaan 2 sampai bukaan 10....., padahal pada waktu pagi dikarenakan ibu ada acara penutupan pengajian disalah satu tempat ibu mengajar...., lalu ibu minta tolong kepada ummi Hindun dan Ncing Dia untuk menemani istriku di Rumah Sakit....
Dari pagi jam 9 sampai jam 1 siang tidak ada perubahan drastis... tetap bertahan dibukaan 2... baru setelah ibu datang kira-kira jam 13.30, istri ku langsung cepat mengalami kontraksi...dari bukaan 2 trus meningkat sampai kebukaan 10... 31 Agustus 2006, tepat pukul 15.10 lahirlah anak ketiga kami...
Bayi kecil nan mungil, laki-laki dengan berat 3.65 kg, panjang 50cm keluar dari rahim istriku...
Sama dengan kakak-kakaknya, si Rifqi ini juga suaranya langsung Sofran :D Kuenceng banget kalo nangis.... gak pakai aba-aba atau warming-up lagi... langsung Reff ouy.....
Memang dah turunannya kali ya... :))

Bayi kecil tersebut kami beri nama: Mohammad Rifqi Hadzami.
Rifqi adalah pemberian ibunda, harapannya menjadi anak yang halus hatinya, mudah bergaul, disenangi teman-temannya kelak, berguna bagi masyarakat sekitar...
Hadzami adalah titipan saya pribadi, untuk mengenang guru ngaji saya... Allah yarham Mu'alim Syafi'i Hadzami... Seorang ulama Betawi yang sangat luas ilmunya.... Semoga Hadzami kecil ini bisa mengikuti jejak beliau.... gigih dalam menuntut ilmu agama, tekun dalam beribadah.... amiien....



Blog EntryKelahiran buah hati kami yang ketigaAug 31, '06 6:52 PM
for everyone
Mungkin memang ini suatu firasat, atau kontak batin barang kali... tiba-tiba saja sejak hari Rabu siang saya terus memikirkan kondisi istri saya. Malam saya telpon alhamdulillah masih sehat, lalu coba browsing cari nama-nama yang baik tapi belum ada satupun yang sreg dihati, jadi hanya di filter sebagian saja. Subuh pukul 6 pagi dapat telpon dari istri tercinta kalau dia sudah mulai mengalami kontraksi walau masih agak jarang. Beliau mohon dibantu do'a agar diberi kelancaran dalam proses melahirkan nanti.
Bingung, resah, gak tau mesti bagaimana, semua pikiran berkecamuk...gimana nih sebaiknya. Kata istri: "Abi dah tenang aja, gak usah risau... insya allah disini banyak kok yang menolong... yang penting abi konsentrasi kerja aja dulu disana...."
Untaian kalimat yang menyejukkan hati... tapi gimana ya? yang namanya suami tuk istri yang akan melahirkan, Ayah tuk anak yang akan dilahirkan, 2 kali proses melahirkan anak yang pertama dan kedua... alhamdulillah saya selalu ada disisi, menemani dan memberi support istri.
Proses kelahiran ketiga? ah... Allah berkehendak lain... Saya hanya bisa bertawakkal.
Saya bilang: "OK kalau gitu... ummi sabar ya..., mohon maaf abi gak bisa menemani... Sudah dihubungi ibu-ayah?", beliau jawab: "sudah".

31 Agustus 06, jam 09.00, saya telpon rumah, yang mengangkat adik saya Yati. Dia bilang, mbak Noor dengan Ummi Hindun dan Ncing Dian sudah berangkat kerumah sakit Islam Cempaka Putih. Marsya ikut jg.... Kondisinya baru bukaan dua... katanya....
Saya tanya: "kenapa ibu dan ayah gak ikut?", Yati bilang: "Ibu kebetulan ngisi acara penutupan pengajian di Pal Merah, nanti setelah dari sana langsung ke Rumah Sakit."

31 Agustus 06 jam 12.30, kembali saya telpon rumah, tanya perkembangan lagi... Ibu-ayah sudah dirumah sakit.... masih bukaan 5 katanya....

31 Agustus 06 jam 15:40, dapat sms dari Dang Zulham : " Alhamdulillah.... dik Nur sdh melahirkan dengan selamat & sehat adiknya Marsya & Rafli yang juga laki2 gemuk-sehat. Mudah2an sehat terus tumbuh sehat jasm & roh, pintar, sholeh & ganteng."

Syukur alhamdulillah, kegundahan, kegelisahan dari tadi pagi, plong sudah......

Sekitar pukul 17:20 istri telpon: "Abi... alhamdulillah ummi sudah melahirkan dengan selamat.. bayinya laki-laki berat 3.65KG panjang 50cm, pipi nya temben sama seperti Marsya dan Rafli."

Kembali saya bersyukur kepada Allah....
Alhamdulillah, Allah memberi kelancaran dalam proses melahirkan anak kami yang ketiga...

"Mohon maaf ya nak, abi tidak bisa menemani pada saat proses ananda menatap alam semesta ini yang pertama ini. Ya allah jadikanlah keturunan kami anak yang sholih, anak yang berbakti kepada Mu dan Rasul Mu, juga kepada kedua orang tuanya". Amiin....

Malamnya, saya kirim sms dan email ke teman-teman saya... banyak sekali reply yang masuk... Insya allah akan saya sambung nanti malam ya....

Wassalam.
Yang berbahagia
Ahmad+Noor+Marsya+Rafli


Blog EntryGaji tinggi bukan segalanya.....Aug 22, '06 10:51 AM
for everyone
Mohon maaf jika sebelumnya sudah pernah dapat tulisan dibawah.
Suatu tulisan yang cukup menarik dipoles dengan asumsi yang cukup reasonable....
Tapi, apakah memang benar demikian?
Mungkin diantara kita pernah mengalami kondisi dan situasi dibawah?
Bisa jadi saya, anda atau siapapun juga pernah
berhadapan dengan kondisi seperti yang dipaparkan
dibawah, entah itu problem dengan atasan yang selalu
memaksa kita tuk tingkatkan produktifitas terus..tanpa ada reward nya....
Entah juga atasan selalu mengelak dan melemparkan
tanggung jawab ke atasannya lagi dengan dalih, gak di
approve appraisal anda oleh BIG BOS.
Dan banyak lagi 1001 alasan yang mengemuka....

So, selamat membaca....
Any comment... Sok atuh di share.......

----
GAJI TINGGI BUKAN SEGALANYA........

Mengapa perputaran karyawan tinggi walaupun
remunerasinya di atas rata-rata? Uangkah pemicunya?
Atau ada faktor lain yang menentukan kesetiaan mereka?

Akhir tahun lalu, Lesmana, seorang teman lama yang
ahli dalam pengembangan bisnis telekomunikasi
mendapatkan tawaran dari sebuah perusahaan
multinasional untuk mengembangkan bisnisnya di
Indonesia . Dia tertarik dan memutuskan untuk
bergabung. Dia telah banyak mendengar tentang pimpinan
perusahaan ini, yang sering diberitakan sebagai
pemimpin visionaris dan legendaris.

Gaji Lesmana besar, perlengkapan kantornya mutakhir,
teknologinya canggih, kebijakan SDM-nya pro-karyawan,
kantornya megah di daerah segitiga emas, bahkan
kantinnya menyajikan makanan yang lezat dan murah. Dua
kali dia dikirim keluar negeri untuk pelatihan.
"Proses pembelajaran saya adalah yang tercepat di
sini,"kata Lesmana. "Sungguh menakjubkan bekerja
dengan dukungan teknologi mutakhir seperti di
perusahaan ini".

Siapa nyana dua minggu lalu, belum genap tujuh bulan
bekerja di perusahaan itu, dia mengundurkan diri.
Lesmana belum mendapatkan tawaran pekerjaan lain, tapi
dia tidak sanggup lagi bertahan di sana. Belakangan,
sejumlah karyawan di divisi yang sama dengannya ikut
resigned. Direktur utama perusahaan itu pun merasa
tertekan karena perputaran (turnover) karyawan sangat
tinggi. Cemas memikirkan biaya yang sudah dikeluarkan
perusahaan untuk alokasi dana pelatihan karyawan. Ia
juga bingung lantaran tidak tahu apa gerangan yang
terjadi. Mengapa karyawan yang bertalenta bagus ini
mengundurkan diri, padahal gajinya sudah cukup tinggi?


Lesmana resigned karena beberapa alasan. Alasan ini
juga yang menyebabkan sebagian besar karyawan lain
yang bertalenta tinggi akhirnya mengundurkan diri.

Beberapa survey membuktikan bahwa jika anda kehilangan
karyawan berbakat, periksalah atasan langsung mereka.
Si atasan adalah alasan utama karyawan tetap bekerja
dan berkembang dalam suatu perusahaan. Namun dia
jugalah yang menjadi alasan utama mengapa para
karyawan berhenti dari pekerjaannya, membawa pergi
pengetahuan, pengalaman dan klien mereka. Bahkan tidak
jarang selanjutnya secara terang-terangan berkompetisi
dengan perusahaan bekas tempatnya bekerja.

"Karyawan meninggalkan manajernya bukan
perusahaannya,"kata para ahli SDM. Begitu banyak uang
yang telah dikeluarkan untuk tetap mempertahankan
karyawan berbakat, baik dengan memberikan gaji lebih
tinggi, bonus ekstra maupun pelatihan mahal. Namun
pada akhirnya, perputaran karyawan kebanyakan
disebabkan oleh manajer/pimpinannya, bukan oleh hal
lain.

Jika anda mengalami masalah turnover , maka
pertama-tama periksalah kembali para manajer anda.
Apakah mereka biang keladi yang membuat para karyawan
tidak betah?.
Pada tahap tertentu, karyawan tidak lagi melihat
jumlah uang yang ia dapatkan, tapi lebih kepada
bagaimana mereka diperlakukan dan seberapa besar
perusahaan menghargai mereka.. Kedua hal ini umumnya
tergantung dari sikap para pimpinan terhadap mereka.
Dan sejauh ini, bekerja dengan atasan yang buruk
sering dialami oleh para karyawan yang bekerja dengan
baik. Survey majalah Fortune beberapa tahun lalu
mengungkapkan bahwa 75% karyawan menderita karena
berada di bawah atasan yang menyebalkan.

Dari seluruh penyebab stress ditempat kerja, seorang
atasan yang jahat mungkin adalah hal yang terburuk,
yang secara langsung akan mempengaruhi kinerja dan
mental para karyawan.

Simak saja kisah yang dikutip langsung dari"medan
perang" ini. Mulya seorang insinyur, masih bergidik
saat membayangkan hari-hari dimana ia dimaki-maki bos
di depan staf lainnya. Atasannya itu sering menghina
dengan kata-kata yang kasar. Waktu menghadapi hal
menakutkan itu, Mulya praktis tak punya nyali untuk
menjawab. Ia kembali ke rumah dengan perasaan tidak
keruan dan mulai menjadi kasar seperti sang atasan.
Bedanya kekesalan ini dilampiaskan ke istri dan
anak-anaknya, kadang juga ke anjing peliharaannya.
Lambat laun, bukan pekerjaan Mulya saja yang kacau
balau, pernikahan dan keluarganya pun hancur
berantakan.

Nasib Agus juga setali tiga uang. Menceritakan
"penyiksaan" yang dilakukan oleh bosnya gara-gara ada
perbedaan pendapat yang tidak terlalu penting antara
keduanya. Atasan Agus benar-benar menunjukkan rasa
tidak suka terhadapnya. Ia tidak lagi diikut-sertakan
dalam pengambilan keputusan. "Bahkan dia tidak lagi
memberikan saya dokumen maupun pekerjaan baru," keluh
Agus. "Sangat memalukan duduk di depan meja kosong
tanpa tahu apapun dan tidak seorangpun yang membantu
saya". Lantaran tidak tahan lagi, lalu Agus
mengundurkan diri.

Para ahli SDM mengatakan, dari segala bentuk
kekerasan, tindakan memperlakukan karyawan ditempat
umum adalah yang terburuk. Pada awalnya, si karyawan
mungkin tidak langsung mengundurkan diri, akan tetapi
pikiran itu sudah tertanam. Jika kejadian terulang
lagi, pikiran tersebut akan semakin kuat. Dan
akhirnya, pada kejadian yang ketiga, karyawan itu akan
mulai mencari pekerjaan lain. Ketika seseorang tidak
bisa membalas kemarahannya, ia akan melakukan
pembalasan "pasif". Biasanya dengan cara memperlambat
pekerjaan, berleha-leha, hanya melakukan pekerjaan
yang disuruh atau menyembunyikan informasi penting.
"Jika anda bekerja untuk orang yang menyebalkan, pada
dasarnya anda ingin orang itu mendapat kesulitan. Jiwa
dan pikiran kita tidak menyatu lagi dengan pekerjaan
kita," papar Agus.

Para manajer bisa menekan bawahan melalui beragam
cara. Misalnya dengan mengontrol bawahan secara
berlebihan, curiga, menekan, terlalu kritis, bawel dan
sebagainya. Namun para atasan tersebut tidak sadar
bahwa karyawan bukan merupakan aset tetap, mereka
adalah manusia bebas. Jika ini terus berlanjut, maka
seorang karyawan akan mengundurkan diri, walau
tampaknya cuma karena masalah sepele saja.

Bukan pukulan ke-100 yang menjatuhkan seseorang, tapi
99 pukulan yang diterima sebelumnya. Memang benar,
karyawan meninggalkan pekerjaannya karena bermacam
alasan untuk kesempatan yang lebih baik atau kondisi
yang tidak memungkinkan lagi. Namun banyak yang
semestinya tetap tinggal jika tidak ada satu orang
(seperti atasan Lesmana) yang terus-menerus
mengatakan," Kamu tidak penting, saya bisa dapat
lusinan orang yang lebih baik dari kamu!".

Kendati tersedia segudang pekerjaan lain (terlebih
dalam keadaan pengangguran tinggi sekarang ini),
bayangkanlah sesaat, berapa biaya atas hilangnya
seorang karyawan yang bertalenta tinggi.. Ada biaya
yang harus dibayar untuk mencari pengganti, ada biaya
pelatihan bagi pengganti karyawan tersebut. Belum lagi
akibat yang ditimbulkan karena tidak ada orang yang
mampu melakukan pekerjaan itu saat calon pengganti
sedang dicari, kehilangan klien dan kontak yang dibawa
pergi karyawan yang hengkang, penurunan moral karyawan
lainnya, hilangnya rahasia penjualan dari karyawan
tersebut yang seharusnya diinformasikan ke karyawan
lainnya, dan yang terutama turunnya reputasi
perusahaan.
Lagi pula, setiap karyawan yang pergi, bagaimanapun
juga akan menjadi"duta" untuk mewartakan hal yang baik
maupun yang buruk dari perusahaan itu.

Kita semua tahu suatu perusahaan telekomunikasi besar
yang orang-orang ingin sekali bergabung, atau suatu
bank yang hanya sedikit orang ingin menjadi bagiannya.
Mantan karyawan kedua perusahaan ini telah keluar
untuk menceritakan kisah pekerjaannya.
"Setiap perusahaan yang berusaha memenangkan
persaingan harus memikirkan cara untuk mengikat jiwa
setiap karyawannya," kata Jack Welch mantan orang
nomor satu di General Electric. Umumnya nilai suatu
perusahaan terletak "diantara telinga" para
karyawannya. Karyawan juga manusia, punya mata, punya
hati.....


JUNIUS LEE,CEO & Managing Consultant
JCI Kimberley Executive Search International
(Recruitment Consultants)

Blog EntryPerayaan 17 Agustusan di KBRI SingapuraAug 20, '06 11:23 AM
for everyone
Bermula dari salah satu milist tuk komunitas orang indonesia di Singapura, memberitahukan bahwa tanggal 20 Agustus 06, KBRI menyelenggarakan acara panggung gembira........
"Wow, asyik juga nih...", pikirku... "Pasti meriah and ramai habiiiiisss."
Apa lagi disitu dipampang photo: Ulfa, Ratna, dan si Kembar Srikandi.... Puasti... Syueer... Ruamme habiiis......

Tapi yang jadi konsen kita-kita bukan masalah acara 'Ndangdutan' itu... tapi disela itu ada BAZAAAAR....
Apa istimewanya?
Mungkin, bagi teman-teman di negeri Singosari sana... gak ada istimewanya... wong hari-hari ngerasain, nyicipin, ngemilin, or nge-garesin (istilah betawinya) :))
Yap, dibazaar tsb, banyak menghidangkan masakan khas negeri Singosari, negeri serba aneka, negeri Supermarket... dll julukan lainnya.....
Karena semuanya ada: dari Pelajar yang menang olympiade Fisika dunia, sampai pelajar yang putus sekolah karena kecanduan narkoba ADAAAAA.....
Dari pejabat yang berusaha meningkatkan pajak, dengan menerbitkan NPWP dan menyuruh para TKI untuk melaporkan diri ke pelayanan setempat tapi kalo dipikir-pikir pemasukan uang tsb larinya kemana (gak jelas juntrungannya), sampai penduduk yang bingung cari uang tuk makan, bahkan sampai berhari-hari hanya bisa merasakan cuma ubi kayu (Singkong -red) sebagai pengganjal perut... itupun ADAAAA......
Dari yang bisa masukin anaknya kesekolah SMA dengan uang pangkal puluhan jetti, atau bahkan dpt selentingan dari kawan tuk uang pangkal masuk keperguruan tinggi negeri sebesar ratusan jetti mereka sanggup, sampai waktu pulang kemarin ada saudara yang mengeluh bingung untuk membiayai anaknya yang diterima disalah satu SMU negeri dengan biaya uang pangkal gratis, hanya diminta untuk membayar uang buku saja beliau bingung, pusing tujuh keliling cari pinjaman sana-sini.. bahkan tragisnya sampai mau menjual rumahnya untuk pindah kepinggiran yang bisa lebih murah dan sisanya bisa untuk modal usaha..... itupun juga ADAAAAA........

Oalah... kok jadi ngelantur ya....?
Ehm, apa tadi.... oh ya... istimewanya? ya jelas dong.... disini, walaupun orang bilang tinggal dinegeri 'super mini' sama aja tinggal di Singosari, bukan LN karena katanya semuanya hampir sama (tapi gak jelas samanya dimana :) )  tetep aja, yang namanya nyobain bin ngerasain masakan asli Singosari itu cukup suasah...., mo bakso? Kudu jalan dulu ke Orchard di Lucky Plaza, counter Es teller 77... dah gitu kudu ngeluarin kocek minim $5-6  tuk semangkok bakso.... Muahall booo....
Mo sate padang....., wah.. yang satu ini... belom tau kudu nyari dimana....? Konon sih Kedai Ibu di Tanjong Pagar (Usaha salah satu teman) nyediain sih.... tapi lom pernah kesono.....
Mo gado-gado....? Susah nyari gado-gado betawi yang rasanya unik tapi bikin lidah terus bergoyang sampai piring liciiiiiin..... :D
Nah... itulah istimewanya, karena di Bazaar ini, kesempatan kita-kita tuk bales dendam sama makanan yang selama ini susah kita cicipin :)

Nah bermodal dibonceng motor oleh seorang teman setia..... gimana gak setia bro..... bayangin (bisa ngebayangin gak ya..?) dari Boonlay mo jemput 'ngojekin' saya di Pasir Ris.... (coba deh liat peta deh). Walau emang sih, sejauh-jauh tinggal di negeri Singapura ini, tetep aja lebih deket dan cepat dibanding sesama temen yang tinggal di Batavia..... (kalo satu ini susah kompare nya bro...., terlalu banyak parameter nya..... he..he..)

 Sebelum jalan, pastikan buku 'street directory' dibawa... maklum, biasa keder, tukang ojeknya juga gak pengalaman :)) inilah GPS manual yang selalu kami bawa kalo mo dolan-dolan....
GPS asli, pernah sih dibonceng mobil ama  Teman, yang kebetulan ingin menjemput  kawan lainnya di daerah Sembawang, berangkat dari Paya Lebar, untuk menghindari macet dan salah jalan, karena nih teman Tajir dikit.... dia nyalain tuh GPS dari PDA nya....... Wuih... terkesima bro.... karena Cuanggih Abiiiis...... setiap per empatan, tuh PDA mengguide dengan suara, kearah mana mesti dituju, trus juga memberitahu kalau didepan macet atau tidak..... Berkat GPS canggih temen itu, jarak tempuh Paya Lebar ke Sembawang, gak sampai 1/2 jam.
Kembali ke GPS manual, start dari Pasir Ris, tujuannya adalah KBRI di Chatworths road, start lah kita mengambil jalan tol PIE, trus pindah ke CTE.... nah, maklum ini pake GPS manual... sering kelewatan, baru ngeh.... dan sadar kalo yang dilewati itu salah.... jadilah beberapa kali puter balik... puter haluan.... tapi finally, kerjasama team... membuahkan hasil yang OK.... sampailah kita di KBRI....

Sampai sana, ketemu dengan teman-teman di stand Kartini..., lalu keliling-keliling lihat suasana.... terpaku pada grombolan orang-orang berbaris antri tapi bukan minta uang 'kompensasi akibat kenaikan BBM lalu' tapi antri minta tandatangan dari ULFA didepan gedung KBRI... oalaaaa.... sampe segitu antusiasnya..... maklum.... PLRT-Pembantu Laksana Rumah Tangga, (istilah di singapur ini untuk sebutan Pembantu rumah tangga-PRT).

Nah, acara dimulai dengan sambutan dari Ka. Dubes, lalu dilanjutkan sambutan dari Bapak Mentri Tenaga Kerja......
Yang cukup menggelitik adalah dari Menakerstran itu...... Kenapa?
Baru tau kalo Bapak tersebut asalnya dari ketua Persatuan Artis Komedi Indonesia yang sekarang dikepalai oleh Mas Indro Warkop itu.....
Oalah...... prye toh..... kok bisa ya....? Ups.... sorry.... lupa...... bahwa negeri Singosari adalah negeri Supermarket yang bisa bikin 'possible' apa aja......
So, jadinyapun isi pidatonya nguakak abis...... ditambah guyonan Ulfa yang merupakan bendahara PARKI itu.... komplit deh.....
Bayangin, masak dia bilang kurang lebihnya sbb, "ibu-ibu sekarang ini pemerintah sudah meningkatkan pelayanan bagi yang ingin menjadi TKI. Kalau mo bikin pasport, sekarang gak perlu ke Jakarta lagi, karena sudah ada dimasing masing daerah......".
Plaaaaap....., saya tanya ke temen...... "kamu dari dulu bikin pasport memang mesti pergi ke Jakarta?",  "Gak tuh....., kaco emang  buapak satu itu".
Apa beliau gak pernah bikin pasport dulunya kali, baru pas jadi mentri bikin passport bisa dari daerah asalnya trus dia nyerocos ngomong gitu.....
Ya... itu lah salah satu 'Dagelan' dari bapak  Nakertrans kita......
Masih banyak sebetulnya yang mo ditulis 'Dagelan-dagelan' lainnya... tapi apa daya..... waktu tidur tlah tiba......

Abis itu, acara dilanjut dengan Ndangdutan..... dimulai dari Ratna Anjani, lalu Beniqno (gak kenal oey... siapa dia?), trus si Kembar Srikandi.....
Pada waktu Dangdutan masih berlanjut, saya dan teman-teman sebagian balik... capek.... toh dah kenyang.......

Ok..... gitu dulu..... any comment.... monggo........


Sekarang tanggal berapa ya? :-/
Ada apa ya?
Oalah..... besok tanggal 17 Agustus ya...?
Pantes lah disalah satu milis tertulis: Loooong weekend....
Rupanya di negeri Singosari bener-bener loooooong weekend....
Bayangin Hari Kamis 17 Agustus jelas libur...
Hari Jum'at karena kejepit jadi HarPitNas...
Hari Selasa katanya Isro Mi'raj, jadi dimajuin ke hari Senin....
Oalah.... Indahnya Indonesia kalau soal geser menggeser liburan :D

Bicara tentang 17 Agustus, konon kata orang tua dulu bahwa tanggal tsb adalah
hari Kemerdekaan negeri Indonesia yang ke 61....
Sudah tua juga ya... usia kemerdekaan Indonesia...
Dari sekian lama kemerdekaan yang sudah sama sama kita
nikmati,
Saya jadi mikir dan merenung, gimana supaya kita bisa
bangga sebagai bangsa Indonesia, dan bangga menyebut
diri kita orang Indonesia...
Untuk bisa ke sana, berarti harus ada hal yang bisa
dibanggakan...Bangga di sini bukanlah sombong...
Dulu, kita bisa dengan bangga berkata bahwa bangsa
kita ramah dan murah senyum...Bangsa lain pun
terkesima
dengan keramah-tamahan kita...
Namun kini, image yang ada adalah bangsa kita "sangar"
dan siap "menerkam"...
Dulu kita boleh bilang bahwa negeri kita aman dan
makmur...Rakyatnya cukup sandang pangan, dengan
keindahan alam dan kekayaan alam yang melimpah
sehingga kita bisa swasembada beras bahkan untuk
beberapa wilayah dijuluki sebagai Lumbung Negara...
Namun kini apa yang kita bisa banggakan? kita cuma
ditertawakan karena ternyata kita dibodohi dalam
mengelola semuanya...
Dulu sempat popoler selogan : 'Cintailah Produksi
dalam negeri', Sekarang slogan itu hanyalah sebatas
slogan tanpa realisasi produk real buatan indonesia
yang bisa kita banggakan.... PTDI dengan CN235 nya?
Hampir tenggelam tergilas dengan kekeliruan konsep
marketing akan produknya....
Untuk hal-hal yang 'kecil' pun seperti mainan
anak-anak misalnya... kita masih import dari China....
Tekstil? dah dibanjiri dari China juga.....
Namun untuk produk yang notabene kita sudah bisa buat
sendiri, kita tetap saja belum punya kebanggaan untuk
memakainya....

Nah, berhubung besok tanggal 17 Agustus nih.... dan
suasana masih suasana 17 an..... ada pertanyaan nih:

1. Apakah anda bangga menjadi anak Indonesia?
2. Kalau iya, apa yang mengakibatkan anda bangga
menjadi anak Indonesia? Sebaliknya jika tidak,mengapa?
Gimana agar kita bisa memperbaikinya?

Blog EntryNational Day celebration in SingaporeAug 12, '06 11:33 AM
for everyone
9 Agustus merupakan hari jadi nya Singapore. Negeri mini nan mungil. Negeri yang tiap tahun nya mampu menyedot jutaan wisatawan dari tetangganya 'Singosari', entah dari GSS nya, atau dari berbagai daya pikat lainnya yang seakan-akan gak pernah bosen orang-orang tuk datang kesini....

Tiap tahunnya pasti ada pesta kembang api yang dikemas apik, sehingga mampu menyedot ratusan ribu, atau mungkin jutaan orang tuk tumpah ruah berbondong-bondong menyaksikan acara pesta kembang api tsb.

Bermula pesta tsb diadakan hari Rabu malam Kamis, 09 Agustus 06 jam 09 Malam di Esplanade. Konon kata temen yang dateng pada waktu itu wuih... rame oy.... jalan aja susah.... padahal cuma untuk ngeliat pentas kembang api yang durasi nya hanya 15 menit.

Pesta kembang api ke dua diadakan  hari Jum'at malam Sabtu, 11 Agustus 06 jam 09 Malam juga di Esplanade.  Juga menurut desas desus yang berhembus... bejibun oy orang yang mau ngeliat atraksi itu....

Nah, Malam minggu ini adalah malam terakhir atraksi Kembang api 'Fire Walk' katanya....
Penasaran pingin liat langsung kayak apa sih bejibunnya orang disono.... So, jadi janjian deh ama temen-temen sehabis pengajian langsung booking taksi tuk mengejar jam tayang :D

Walah, ternyata tuk nyetop taksi pada waktu itu susahnya setengah mati... Dari jauh liat taksi kosong (lampu atas nyala hijau), tangan pun refleks melambai tuk menyetop taksi tsb... eee... taksi nya wes ewes ewes.... bablas baeeee.....
Taksi kedua pun begitu juga... dengan entengnya sang supir nginjek pedal gas tanpa inget nginjek rem kali.....
Tiga, empat taksi dilambaiin juga sama kondisinya.... Wuih.... kenapa susah amat ya nyetop taksi aja... gak butuh duit apa tuh supir taksi?
Pas nyetop taksi ke lima, semula pikiran kagak berhenti lagi seperti yang sudah-sudah... eh... pas beberapa centi didepan kita taksinya langsung berhenti...

Aku bilang langsung: Esplanade please....!
Supir taksi: Jam, cannot lah.... you don't know ya...? There was broadcasting in radio to avoid all the way to esplanade...
Aku : So, please drop us either in Bugis MRT or Lavender MRT.

Taksi langsung tancap gas ke Lavender MRT... Bugis MRT? Bener dah macet bo....
Pas mo ke Lavender aja dah merayap tuh mobil, apalagi Bugis yang cuma beda 1 stasiun dengan Cityhall MRT.

Singkat cerita, supir turunin di Lavender MRT. Kita langsung ngacir ngejar MRT yang kearah City Hall... Bener men.... padet abis.... didalem MRT gak beda naek metromini no 49 Pulogadung Manggarai... penuh sesak....
Temen nyeletuk: "4 6, 4 6" ngikutin ocehan kondektur angkot mikrolet atawa koasi kali....
Daku jawab aja: boro-boro 4 6, goyang inul dikit aja susah he..he...

Sampe cityhall, kita bertiga langsung ngaciir abis ke arah Esplanade... ternyata sampai di pintu mo keluar Esplanade, petugas kasih pengumuman pake TOA, bahwa jalur yang biasa sudah penuh, gak bisa jalan lagi.... kalo mau lewat jalur satunya lagi, nyebrang jalan bro... di sebrangnya Gedung Durian Montong itu....

Sampai di atas, sudah susah banget tuk bergerak... tuh orang kayak semut bakot ama semut rang-rang pada berjejer kayak ikan asin dikeringin he he he.....
Sueer bro.... rapet abiiiiis biss biiiiisss.....

Polisi siap siaga dipinggir jalan, mengawasi kalo ada yang loncat ke pinggir jalan lalu lari dan nyebrang.... Emang dasar mereka pada takut hukum kali ya... gak ada yang berani tuh.....

Tepat pukul 9 malam, bunyi dentuman 'fire walk' dimulai, dari kecil-kecil.... disambut besaran dikit, akhirnya ber dentum-dentum.., susul menyusul membentuk bulatan bola dengan warna-warninya yang khas...

Sayang gak bawa kamera....., Temen yang bawa kamera langsung ngabadiin, jepret sana jepret sini... gak tau hasilnya burem atau gelap sebodo toing......
Nah pas mo 5 menit terakhir, baru sadar kalo bagusan pake mode movie aja... Jeee... telat tau..., lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali... jadilah kita rubah mode nya jadi movie.... Lumayan kerekam selama 3.5 menitan boooo....

Lima belas menit berlalu, nah tinggal bingung nih milih pulang lewat mana.....? ehm... Gimana kalo kita ambil arah Rafles MRT, saran teman ku....
OK, setuju... lagian kan hampir semua orang pasti bakal ngambil Cityhall MRT.... jadi ide bagus tuh....

Kita putar haluan menuju Rafless MRT. Tapi emang dasar kita bertiga gak tau jalan... ujung-ujungnya ketemu Cityhall MRT bae..... he...he...he....
Sambil ngumpat abis sejadi-jadinya, kita terusin aja....  Langsung ambil jalur ke PaRis (Pasir Ris - red).

Ya... ginilah akibat korban iklan dari negeri mini market ini...... capek... tapi interesting juga.....

PaRis 71
Ahmad

Blog EntryNational Library Board in Singapore Aug 12, '06 3:02 AM
for everyone
Sehabis bermain bulutangkis bersama kawan kawan di
Tampines Sport Centre, saya di ajak mampir ke rumah
teman. Beliau sudah sekitar 5 tahun kerja di Singapore
sebagai Programmer Java untuk aplikasi telekomunikasi
(3G, GPRS, dll). Beliau punya satu orang putri yang
cantik dan mungil.

Ketika lagi enak ngobrol dengan Beliau, tiba-tiba si
kecil nyeletuk: "Ayah, ayo dong kita ke Bedok Library,
Aku kan ingin balikin buku yang aku pinjam, dan aku
pingin pinjam buku ama Video Bananas story".

Ehm, terkesima saya mendengar kata-kata dari seorang
anak seusia dia (4.5 tahun). Semangat untuk membaca
bukunya LUAR BIASA. Saya jadi tergugah untuk
mengetahui lebih jauh, ada apa dengan Library di
Bedok? Mengapa anak kecil seusia dia punya
ketertarikan tuk datang ke  Library tersebut?

Memang sih sekitar tahun 2001, awal saya datang ke
Singapur untuk keperluan training. Saya dapat info
dari seorang teman waktu itu bahwa Library di Singapur
ini sangat bagus systemnya.

Karena penasaran, ya... akhirnya ikutlah dengan beliau
menuju Bedok Library. Dari rumahnya naik bus no 69,
sampailah ke Bedok.

Kesan pertama tiba di Library Bedok, memang beda
sekali dengan kesan pertama saya datang ke
perpustakaan nasional di Salemba (Gak tahu apakah
sekarang perpustakaan tersebut masih ada atau tidak?).
Di Library sini, kesan modern sudah terasa sejak dari
luar. Beliau dan anaknya memulangi buku-buku
pinjamannya melalui kotak mesin yang online dengan
komputer, dengan memasukkan terlebih dahulu kartu
anggota library ke mesin (seperti ATM mesin). So, jadi
gak perlu antri menemui petugas perpustakaan
(library).
Begitu pula ketika meminjam buku, tinggal masukkan
juga kartu anggota library, dan letakkan buku di meja
'touch', maka akan tampil di layar judul bukunya,
lengkap dengan no registrasinya.
Maksimal satu kartu anggota bisa pinjam 4 buah buku
selama 3 minggu.
Kalau mau upgrade ke premium membership, maka akan
mendapatkan tambahan 4 buah buku lagi dan bisa pinjam
VCD, DVD, VHS video dll, dengan hanya nambah $21 per
tahun.

Keuntungan lainnya, bahwa seluruh library di Singapur
sudah terintegrasi dengan baik, jadi jika kita pinjam
buku dari Bedok library, kita bisa mengembalikan
dimana saja library yang terdekat dengan lokasi kita.
Automatis terupdate datanya dengan rapi. Enak kan?

Dan lagi, didalamnya memang di desain khusus agar
suasana dan nuansanya tenang. Sehingga orang akan
dengan sukarela meluangkan waktu ber jam-jam untuk
membaca atau sekedar ber surfing (internet ria). Ada
juga taman membaca untuk anak-anak, dengan desain yang
lumayan artistik.

Masuk akal apa yang teman katakan bahwa : system
library di singapur adalah yang terbaik di dunia.
Wallahu'alam, saya cuma bisa mengatakan, ehm maybe.

Oh ya.., gimana cara menjadi membership? Mudah saja,
bagi anak-anak dibawah usia 10 tahun gratis boooo,
kalau orang dewasa bayar uang registrasinya $10,5
pertahun, jika foreigner tambah $10.5 lagi. Jadi total
$21 untuk tahun pertama, selanjutnya cuma $10.5, tapi
jika kita sudah mendapatkan Permanent Resident, maka
untuk tahun2 selanjutnya gratis....

So, enak kan?

Sampai kapan negeri Indonesia tercinta bisa mengikuti
system perpustakaan di Singapore sini?

Blog EntryRepotnya nuker uang di IndonesiaAug 11, '06 7:18 PM
for everyone
Sebelum balik ke tanah air Jum'at 4 Agustus 06 lalu, daku sempatin diri menukarkan uang S$ ke USD. Ya... walaupun gak banyak-banyak amat sih, tapi lumayan lah......
Dengan satu harapan, mo ditabung langsung dalam mata uang tersebut disalah satu bank di Jakarta.
Senin pagi 07 Agustus 06, daku ajak anakku  'Rafli' menuju bank tersebut yang kebetulan sudah dibuka didekat rumah di kawasan Kelapa Gading. Bermodal motor pinjaman ortu :D, melajulah daku dan Rafli ke bank tsb. Sampai sana langsung ke counter.
Daku: Pak, saya mau nabung USD ke rekening USD saya...
Petugas Counter: Bisa kasih kartu ATM nya?
Daku: (langsung memberikan kartu ATM yang diminta).
Petugas counter: Tunggu sebentar ya... saya cek dulu uangnya....
Nunggu sekitar 5 menitan, eh eh...dapat berita bahwa uang yang lolos sensor cuma sekitar 40% nya cing..... Plap (replek daku tabok jidat ku tanpa rasa bersalah).
Daku tanya: Memangnya kenapa pak yang lainnya di reject?
Petugas counter: ya... bapak tau lah hal ini cuma berlaku di Indonesia, bahwa untuk USD, semua bank di Indonesia memberlakukan aturan khusus, spt: uangnya gak lecek, dan yang diterima hanya no seri tertentu....

Walah.... puyeng daku.... padahal waktu nukerin S$ ke USD, udah sangat teliti dipilah-pilih satu persatu lembaran lembaran USD tsb. Sampai-sampai petugas money changer di Tampines geleng-geleng kepala karena daku berkali-kali me-reject lembaran yang dia sodorkan...., waktu itu daku cuma mengecek kondisi uangnya tidak lecek dan tahun pembuatannya mesti tahun yang agak muda, semua daku pukul rata tahun 2003.

Mungkin karena daku reject yang disodorin petugas money changer itu kali ya...yang membuat petugas bank tsb juga me-reject uang yang daku ingin tabungin.... (kayak hukum karma aja)....

Sebagai info aja, dan mungkin untuk perhatian bagi teman-teman yang menukarkan uangnya ke USD di LN, bahwa yang berlaku di negeri Singosari tercinta ini adalah:
1. Spesial untuk pecahan USD 100, nomer seri yang diterima di bank-bank Indonesia mesti yang bernomor seri minimal : F. Dibawah no seri tersebut biasanya bank-bank kagak mau terima.
2. Pastikan uang USD yang anda bawa jangan ada tekukan sedikitpun. Untuk point ini nih... daku gak habis pikir, gimana lagi cara mendeteksinya.... secara kasat mata sudah daku pilah-pilih yang paling bagus dari yang ada :D, tapi tetep juga petugas bank mereject sekitar 4 lembar walaupun no seri nya: F.

Konsekwensi kalau kita ngotot dan tetep menukarkan di money changer di Jakarta, kena potongan lumayan guede choy.... Rp. 400-500/1 USD !!!
Bisa dibayangin berapa kerugiannya kalo nuker dalam jumlah yang lumayan.... kalo nuker USD 1000 umpamanya: dah tekor 400-500ribu minimal... Lah kalo lebih...? Bayangin sendiri brur.....

Indonesia-Indonesia.... dinegara lain malah mereka mencari USD yang lecek dengan asumsi yakin bahwa uang tersebut adalah asli, karena dah sering dipakai... eh.. di negeri Singosari malah nyari yang mulus bin bagus yang kalau perlu baru dicetak dari pabrik uang.....

Kontan aja pada waktu itu semula niatan mo ngambil uang juga dari rekening Rupiah daku tunda deh... Setelah ditimang-timing, lebih baik daku bawa lagi USD ke negeri kecil nan mungil lalu daku tukerin ke rupiah then daku transfer via remittance agent. Dengan hanya keluar kocek $S10 tuk biaya administrasi, daku gak perlu tekor banyak deh....

Ya... beginilah kondisi nusantara tercinta... saking takutnya sama USD karena dah bikin dapur Department Keuangan morat marit me-revisi APBN, dampaknya ke rakyat kecil yang mo nabung or nukerin USD jadi repot tenaaaaan........


Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.